Bibliografi


Bagaimana menulis bibliografi? silakan download link berikut. Klik dulu read more dan klik tulisan download di sini. Selamat belajar  Download di sini 

Penalaran Karangan Ilmiah

PENALARAN DALAM KARANGAN ILMIAH



Penalaran dalam suatu karangan ilmiah mencakup lima aspek/matra. Kelima aspek tersebut adalah:
a. Aspek keterkaitan
yaitu hubungan antar bagian yang satu dengan yang lain dalam suatu karangan.

b. Aspek urutan
yaitu bagaimana pola urutan tentang suatru yang harus didahulukan/ditampilkan kemudian (dari hal yang paling mendasar ke hal yang bersifat pengembangan)

c. Aspek argumentasi
yaitu bagaimana hubungan bagian yang menyatakan fakta, analisis terhadap fakta, pembuktian suatu pernyataan, dan kesimpulan dari hal yang telah dibuktikan

d. Aspek teknik penyusunan
yaitu bagaimana pola penyusunan yang dipakai, apakah digunakan secara konsisten

e. Aspek bahasa
yaitu bagaimana penggunaan bahasa dalam karangan tersebut? baik dan benar? Baku?

Berikut ini secara sederhana akan dipaparkan bagaimana menulis karangan ilmiah yang mencakup bagian-bagian yang harus ada dalam sebuah karangan, yaitu: (a) pendahuluan, (b) karangka berpikir/landasan teori/tinjauan pustaka sebagai acuan untuk membahas sesuatu;  (c) penyajian hasil pembahasan atas masalah yang telah dirumuskan; dan (d) bagian penutup; menyangkut proses penalarannya.

Suatu karangan—sesederhana—apapun akan mencerminkan kualitas penalaran seseorang. Penalaran itu akan tampak dalam pola pikir penyusuan karangan itu sendiri.

Konjungsi (Kata Penghubung)

Kata penghubung adalah kata tugas yang menghubungkan antar klausa, antarkalimat, dan antarparagraf. Kata penghubung antarklausa biasanya terletak di tengah-tengah kalimat, sedangkan kata penghubung antarkalimat di awal kalimat (setelah tanda titik, tanda seru, atau tanda tanya), dan kata penghubung antarparagraf letaknya di awal paragraf

Macam-macam kata penghubung dan fungsinya :

1. Kata Penghubung Aditif (gabungan)
Kata Penghubung aditif (gabungan) adalah konjungsi koordinatif yang berfungsi menggabungkan dua kata, frasa, klausa, atau kalimat dalam kedudukan yang sederajat, misalnya: dan, lagi, lagi pula, dan serta.

2. Kata Penghubung Pertentangan
Kata penghubung pertentangan merupakan konjungsi koordinatif yang menghubungkan dua bagian kalimat yang sederajat dengan mempententangkan kedua bagian tersebut. Biasanya bagian yang kedua menduduki posisi yang lebih penting daripada yang pertama, misalnya : tetapi, akan tetapi, melainkan, sebaliknya, sedangkan, padahal, dan namun.

Baca lebih lanjut? Mau download

MEMBACA SKIMMING DAN SCANNING

Skimming adalah cara membaca untuk mendapatkan ide pokok. Pengertian lain menyatakan bahwa skimming adalah tindakan untuk mengambil inti sari atau sari pati dari suatu hal. Skimming adalah teknik membaca dengan cara menyapu halaman.

Disamping skimming, ada istilah membaca yang lain yaitu scanning. Scanning adalah suatu teknik membaca untuk mendapatkan informasi tanpa membaca yang lain - lain; jadi, langsung pada permasalahan yang dicari.

Dengan bahasa lain, skimming dan scanning adalah bagian dari teknik membaca cepat. Skimming dan scanning adalah teknik membaca cepat yang sangat bermanfaat bagi orang-orang yang dihadapkan pada banyak literatur sementara hanya ada sedikit waktu untuk mencari informasi yang dibutuhkan.

Ingin membaca materi ini lebih lanjut?
Unduh materi ini? SILAKAN KLIK DI SINI

Tugas Keempat

Ini adalah tugas menulis keempat tentang argumentasi dan eksposisi
Silakan KLIK di sini